Setiap
hari manusia mendengar berita. Berita itu bisa baik atau buruk mengenai
keluarga, pekerjaan, usaha, lingkungan atau apapun yang terjadi di kota tempat
kita tinggal maupun kejadian-kejadian di dunia. Berita itu pasti sampai di
telinga kita, terlepas apakah kita mempunyai televisi, radio, atau mampu
berlangganan koran. Akibat dari mendengar berita-berita tersebut ada dua hal
yang mungkin terjadi: kita bersukacita atau kita menjadi takut. Tidak ada satu
manusiapun kebal dari akibat mendengar berita.
Setiap
saat kita diperhadapkan dengan pilihan, mau tetap sukacita atau mau takut.
Banyak orang akan berbicara bahwa rasa takut itu normal, karena kita hidup di
dunia, jadi wajar-wajar saja kalau punya rasa takut. Atau ada orang yang akan
berkata, bahwa mereka tidak mau takut, tapi perasaan takut itu tiba-tiba ada di
dalam mereka. Sekelompok orang berkata, bahwa kita kan bukan malaikat, jadi
pantas kalau ada takut.
Sebagai orang yang lahir baru, yang percaya Yesus ada di dalam hati, adalah tidak wajar untuk anda takut!! Takut itu milik orang dunia, milik
orang-orang yang hidupnya diatur oleh penglihatan, pendengaran dan perasaan.
Bagi anda dan saya yang percaya Tuhan Yesus, kita seharusnya hidup dengan iman.
Kita tidak perlu takut, dan jangan takut. Jika kita telah mengundang Yesus masuk
dalam hati kita, kita menjadi anak Allah Bapa dan otomatis kita hidup dalam
Kerajaan Tuhan.
Coba bayangkan sejenak. Kita hidup dalam Kerajaan Tuhan, dengan rajanya
adalah Allah Bapa, batas-batas wilayahnya dijaga oleh para malaikat yang gagah
perkasa. Setiap orang yang hidup dalam kerajaan Tuhan, telah dipersenjatai
dengan senjata rohani, senjata ini diperlengkapi dengan kuasa Tuhan. Senjata ini
sanggup meruntuhkan dan menawan setiap siasat serta memadamkan panah-panah api
musuh. Orang yang hidup dalam kerajaan Tuhan, adalah orang yang telah dewasa,
karena tidak ada anak kecil dipersenjatai dengan amunisi yang ampuh. Kerajaan
Tuhan berisi tentara-tentara yang siap tempur, senantiasa berjaga-jaga dengan
perlengkapan senjatanya.
Seperti halnya kita hidup di negara Indonesia, ada buku pedoman untuk
mengetahui hak dan kewajiban kita, antara lain buku UUD 1945, dan begitu juga
kita diberikan buku pedoman hidup Alkitab untuk hidup dalam Kerajaan Tuhan.
Pertanyaan kita sekarang dimanakah Kerajaan Tuhan itu? Apakah di surga? Kalau
benar Kerajaan Tuhan itu adalah surga, buat apa kita di perlengkapi dengan
senjata? Buat apa kita harus selalu berjaga-jaga di dalam roh? Buat apa kuasa
yang diberikan kepada kita untuk menumpangkan tangan pada orang sakit, dan ia
akan sembuh, membebaskan orang-orang tertawan, membalut hati yang luka,
membebaskan orang yang tertindas?
Walaupun
saya belum pernah dibawa ke surga, tetapi saya percaya di surga tidak ada iblis
dan antek-anteknya, tidak ada yang sakit, tidak ada orang yang tertindas dan
tertawan. Dari kitab Wahyu dan dari buku-buku kesaksian anak-anak Tuhan yang
pernah dibawa ke surga, kita tahu bahwa surga adalah suatu tempat yang tidak
bisa dilukiskan oleh kata-kata karena terlalu indah. Kerajaan Tuhan itu ada di
dalam hati saudara dan saya, dan jika kita masih ada di dunia ini, disitulah
Kerajaan Tuhan itu berada! (baca:
Lukas 17:20-21, Matius 12:28).
Sekarang saya akan membawa saudara untuk melihat dengan mata rohani anda,
walaupun saudara masih ada di dalam dunia ini, tetapi saudara dapat menerima
proteksi dari Yehova, JIKA saudara tetap tinggal di dalam Dia dan Firman-Nya
tinggal di dalam saudara. Anda bisa bebas dari rasa takut, depresi, stress,
bingung, frustasi, kuatir. Perhatikan kata-kata saya: anda bisa atau anda juga
bisa memilih tidak bisa. Terserah anda. Jika anda ditempatkan di Indonesia, itu
adalah tempat anda akan menerima “shalom—damai sejahtera”, bukan di negara
lain. Tidak ada negara yang aman di belahan dunia ini, tidak di Amerika, Eropa,
Australia maupun Kutub Utara! Dimana anda ditanam, disitulah anda akan makan
buah yang baik (Yesaya 1:19).
Saya akan mengajak anda untuk mempelajari janji perlindungan Tuhan yang ada dalam Mazmur 91.
Ayat ini adalah narasi atau cerita. Jika seseorang mau tinggal menetap—tidak keluar-masuk, tinggal selamanya—di dalam lindungan Tuhan Yang Mahatinggi, ia adalah seorang yang menaruh kepercayaan sepenuhnya pada El Shaddai. Orang itu akan stabil dan kokoh tidak ada sedikitpun keraguan untuk tinggal dalam naungan Yang Mahakuasa. Karena dia percaya bahwa tidak ada kuasa ataupun kekuatan yang dapat melawan kekuatan El Shaddai. Jika seseorang percaya berarti dia taat dan setia. Kepercayaan itu dapat terjalin di dalam diri seseorang, jika ia menyediakan waktu yang cukup banyak untuk mengenal individu yang akan dia percayakan hidupnya, bahkan seisi rumahnya, kariernya, keuangan dan masa depannya.
Perlu
ada investasi waktu untuk merenungkan firman Tuhan sampai seseorang mencapai
tahap mempercayai dengan segenap hati. Proses ini tidak bisa dikerjakan sambil
lalu atau sekali-kali. Hasil dari meditasi firman dan berada dalam hadirat Tuhan
membuat tindakan-tindakan kita sesuai dengan firman Tuhan. Firman di Mazmur 91
itu harus terukir di dalam hati seseorang. Ingat, firman yang anda dengar hari
ini—bukan firman yang anda tahu atau dengar tahun lalu—yang akan
menyelamatkan anda! Apa yang anda kerjakan yang akan menyelamatkanmu.
Puji
Tuhan, kita hidup di dalam hari-hari yang penuh kasih karunia dan belas kasihan,
dan tidak pernah terlambat untuk memanggil namaNya. Tetapi jika anda tidak
membiasakan diri untuk menyediakan waktu yang cukup di dalam firman-Nya setiap
hari, akan sulit bagi anda untuk dapat panggil nama-Nya jika marabahaya datang.
Karena apa yang anda konsumsi dari dunia setiap hari, itulah yang akan keluar
dari mulut anda pertama kali. Kenapa bisa begitu, karena anda terlatih demikian.
Yang harus anda lakukan sekarang adalah, mulai tinggal di dalam firman-Nya,
kalau tidak, akibatnya harga yang anda harus bayar lebih besar dari apa yang
anda mau bayar. (Baca Amsal 1:29-31).
Ini
adalah bagian anda dan saya untuk memperkatakannya. Jika seseorang percaya dalam
hatinya, tanda kepercayaan itu akan keluar dari mulutnya dengan perkataan (Roma
10:9-10). Dia berkata-kata dengan iman (2 Korintus 4:13). Dia mengatakan bahwa
“Tuhan adalah tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, hanya kepadaNya aku
percaya!” Anda harus sampai di tahap ini, sehingga yang keluar dari mulut anda
adalah firman secara otomatis.
Seperti
dahulu begitu kita belum jadikan Yesus Tuhan dalam hidup anda, bukankah yang
keluar dari mulut kita adalah makian dan hujatan?! Kita sering berdalih dengan
mengatakan, “Aku tidak sadar mengatakan itu.” Hal itu terjadi karena kita
memasukkan perkataan-perkataan tidak benar itu ke dalam hati kita sehingga
itulah yang keluar dari mulut kita (Matius 12:34-35). Yang sekarang kita harus
lakukan adalah membuat hal yang sebaliknya, isi hati anda dengan firman Tuhan
dan hasilnya yang keluar adalah firman Tuhan, mudah bukan!
Jangan anda pandang remeh firman Tuhan, karena Firman itu adalah Tuhan sendiri (Yohanes 1:1), firman itu adalah roh dan hidup. Begitu kita mengatakan, “Tuhan adalah tempat perlindungan dan kubu pertahananku”, perkataan itu langsung menciptakan barikade-barikade rohani di sekeliling anda dan keluarga sehingga seluruhnya terlindungi dari bahaya. Luar biasa, kuasa Firman itu.
Efek dari anda memperkatakan ayat dua, dan terus anda perkatakan, sampai
timbul damai sejahtera di dalam hati anda, itulah saatnya anda tahu pasti anda
akan mendapatkan proteksi supranatural secara fisik. Anda pasti dan pasti, bahwa
Yehova akan melepaskan anda dari segala jerat yang dipasang oleh iblis untuk
mencelakakan anda. Yehova akan melepaskan anda dari penyakit sampar, menular,
infeksi, tbc, cacar, hepatitis, penyakit yang mematikan seperti AIDS, kanker,
tumor (Lukas 21:11, The Amplified Bible). Arti kata “melepaskan”
berarti anda bisa sudah masuk ke dalam jerat iblis, tetapi Yehova mampu
mengeluarkan anda, Yehova mampu menyembuhkan anda, Yehova mampu melepaskan anda.
Senantiasa ada pengharapan di dalam Yehova.
Yehova akan menudungi anda dengan kepakNya (Ia ibarat seekor burung
rajawali), dan jika anda percaya kepadaNya anda akan mendapatkan perlindungan
dibawah sayapNya. KebenaranNya dan KesetiaanNya menjadi perisai dan menjadi ikat
pinggang bagi anda yang percaya. Mazmur 91 ini adalah mazmur yang dapat
disesuaikan, kapan saja, dimana saja, oleh siapa saja yang menjadikan Yehova
tempat perlindungan dan pertahanan mereka.
Kita tinggal di dalam abad yang semakin modern dengan senjata yang
semakin canggih, yang dapat langsung membunuh ribuan orang sekaligus. Senjata
kimia dan nuklir yang dapat menghancurkan sebuah kota sudah ditemukan. Walaupun
ditengah kejahatan yang merajalela dan tingkat kriminalitas yang meningkat,
Yehova berjanji kita bisa berdiri ditengah-tengah semua itu tanpa terjamah!!
Tanpa ada senjata yang dapat menyentuh kita, haleluya. Jelas jika Tuhan katakan,
walau seribu orang rebah disisimu dan sepuluh ribu disebelah kananmu, itu
berarti kita ada ditengah-tengah mereka yang jatuh bukan? Walaupun selagi kita berjalan dikelilingi oleh demonstrasi
kelompok ekstrim, kita dapat mengharapkan proteksi Tuhan. Dan, kejadian itu
bukan di surga, tetapi nyata ada di dunia ini.
Panah
api, senjata api dan celurit tidak akan mengena kepada kita, karena kita
mengenakan perisai yang tidak dapat kita lihat. Kita mendapat perlindungan
total, karena kita menjadikan Yehova tempat perlindungan. Disamping itu kita
tidak perlu memikirkan pembalasan dendam kepada mereka yang mencoba mencelakai
kita, karena orang yang mengutuk kita akan terkutuk (Kejadian 12:3).
Dengan menjadikan Yehova tempat perlindungan dan perteduhan kita,
malapetaka, tulah, santet, atau guna-guna, tidak akan mendekat ke dekat rumah
tinggal kita. Dahsyat! Tidak ada satu pun dukun yang dapat menembus perlindungan
yang kita terima dari Tuhan. Kita bahkan tidak perlu sibuk memerangi malapetaka
dan tulah agar tidak menimpa kita.
Tahukah bahwa anda mempunyai malaikat yang siap melayani setiap saat. Ini adalah salah satu keuntungan menjadi anak Tuhan (Ibrani 1: 14). Malaikat akan berada dimana kita berada. Kalau kita di rumah, dia dirumah. Jika kita ke kantor, dia ke kantor. Jika anda ke sawah atau ladang disitu pun malaikat kita berada. Kalau kita bertugas ke medan peperangan, malaikat juga pergi bersama kita. Kalau kita di penjara dia juga ada di penjara. Jika pekerjaan kita sebagai pilot ataupun pramugari, dia juga terbang bersama dengan kita. Malaikat penjaga anda siap melakukan apa saja, sesuai dengan firman yang ada di mulut anda.
Kunci
untuk memerintah atau menggerakkan malaikat hanya melalui firman Tuhan. Dia
telah di program seperti itu (Mazmur 103:20). Saudara, mungkin anda berpikir
bahwa masing-masing kita mempunyai satu malaikat, seperti cerita yang kita
pernah dengar waktu kecil. Tetapi kita punya sekompi, bahkan se-batalyon
malaikat, kalau memang situasi dan kondisinya membutuhkan mereka hadir.
Salah
satu cara malaikat beroperasi tercatat di kitab perjanjian lama, waktu Israel
melawan Raja Aram, di katakan bahwa pelayan dari Nabi Elisa menjadi takut dikala
dia bangun pagi dan melihat tentara berkuda dan kereta mengelilingi kota.
Bujangnya berkata: “Celaka tuanku! Apakah yang akan kita perbuat?” Jawabnya:
“Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai
mereka. Lalu berdoalah Elisa: “Ya
Tuhan: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat.” Maka Tuhan membuka mata
bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan
kereta berapi sekeliling Elisa. (Baca 2 Raja-Raja 6:16-17). Perhatikan perkataan
pertama yang keluar dari mulut Nabi Elisa kepada pelayannya, Jangan Takut! Takut
membuka pintu untuk iblis bekerja. Jika anda percaya, anda membuka pintu untuk
Tuhan bekerja.
Cerita yang juga sangat populer dan mencengangkan ialah mengenai Sadrakh, Mesakh dan Abednego, di kitab Daniel 3. Tiga orang Yahudi yang setia kepada Yehova, oleh karena pernyataan percaya mereka, “Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu.” (Daniel 3:17-18). Pernyataan yang berani dan jelas membuat raja semakin naik pitam. Tetapi pernyataan itu menggerakan malaikat bekerja untuk menyelematkan mereka dari perapian yang dipanaskan tujuh kali lipat oleh raja. Apakah api itu tidak berkuasa untuk menghanguskan mereka? Tidak, api itu sangat berkuasa, karena tentara-tentara yang sangat kuat yang mengangkat mereka bertiga, terbakar mati hanya karena panasnya. Hanya, api itu tidak berkuasa untuk membakar Sadrakh, Mesakh dan Abednego, karena mereka diselimuti oleh hadirat Tuhan, dahsyat proteksi dari Yehova. Kesaksian ini diakhiri dengan mereka bertiga menerima promosi dari raja, mereka menerima kedudukan tinggi.
Tanda-tanda orang yang percaya akan Yehova, percaya akan Yesus sebagai
tempat perlindungan dan kubu pertahanan, ialah: mereka akan memegang ular, dan
sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka
akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh (Markus
16:17-18).
Rasul Paulus digigit tangannya oleh ular beludak, ia hanya mengibas ular
itu kedalam api, dan ia tidak menderita sesuatu apapun (Kisah 28:3,5). Tandanya
jika seorang telah menjadikan Yehova sebagai perlindungannya, dia akan
melangkahi singa dan ular tedung, dia akan menginjak singa dan ular naga.
Daniel
dimasukkan kedalam gua singa, tetapi ia keluar dari gua tanpa cacat, karena ia
percaya kepada Tuhannya (Daniel 6:24). Tuhan selamatkan Daniel karena Tuhan
selalu menyelamatkan sesorang yang tinggal di dalam Dia dengan iman. Anda bisa
menyerahkan hidup anda kepada Tuhan, dan Ia akan mengerjakan hal yang sama yang
Ia kerjakan bagi Daniel.
Saya
katakan, jika anda tinggal di dalam Dia dengan iman, percaya, dan mengharapkan
dan perkatakan kuasa pembebasan Tuhan. Banyak orang berpendapat bahwa malaikat
sudah tidak lagi bekerja, karena Firman Tuhan itupun terjadinya sudah ribuan
tahun yang lalu. Itu hanya bekerja waktu zaman dahulu, bukan sekarang. Saya
nasehati anda, untuk bangunlah dari tidur, dan lihat kenyataan bahwa semua yang
ada di dunia ini akan hilang, sifatnya sementara, akan lenyap. Tetapi yang
sifatnya rohani, supra natural itu abadi, tidak akan pernah punah! Camkan
perkataan ini. Jangan perdulikan apa kata orang lain, percaya saja apa kata
Yesus, dan anda akan merdeka.
Contoh
lain di Kisah Rasul 12, waktu Petrus di bebaskan dari penjara. Petrus bukan
hanya di penjara seperti penjara-penjara yang kita tahu, tetapi dia di ikat oleh
dua rantai, Petrus tidur di antara dua serdadu dan diluar kamarnya ada serdadu
penjaga. Apakah ada seseorang yang anda tahu di zaman sekarang di tahan seperti
itu? Tetapi lihatlah orang yang
berjalan dengan iman, di saat tidak ada pengharapan untuk bisa terlepas, dia
masih bisa memuji Tuhan, dia masih bisa berdoa dan percaya akan proteksi Tuhan.
Dan semua tindakan itu tidak sia-sia, di ayat 7, muncullah malaikat Tuhan untuk
membebaskan dia dari ikatannya, dan pintu penjara terbuka dengan sendirinya dan
Petrus mendapati dirinya di luar penjara terbebas (Kisah 12:5-11).
Tuhan melihat hati, oleh sebab seseorang mengasihi Aku, ia mengenal Aku,
sehingga ia percayakan hidupnya pada-Ku maka Aku akan meluputkannya (ia akan
terhindar, peluru meleset, tidak kena) dari marabahaya. Aku akan membentenginya,
tidak ada kekuatan yang dapat menjamah anda. Firman ini menjanjikan anda
terluput dari marabahaya, yang artinya anda tidak masuk dalam jerat iblis.
Ayat ini menjelaskan kondisi bahwa kita sudah masuk ke dalam jerat musuh.
Tetapi kita telah diperlengkapi dengan senjata FirmanNya. Kasih karuniaNya cukup
bagi kita. Dia telah memberikan namaNya, FirmanNya, dan RohNya. Bila kita dalam
bahaya, dalam kesesakan, Dia
menyertai kita. Kalau kita membutuhkan kebajikan dan kemurahan, itu tersedia
bagi kita. Kalau kita membutuhkan keuangan, itupun tersedia. MalaikatNya siap
sedia mengerjakan semua perintah kita. MataNya tertuju pada kita. Dia tidak
pernah meninggalkan dan membiarkan kita. Kita bisa melewati semua peristiwa,
karena peperangan itu milik Tuhan dan kemenangan itu milik kita.
Kita harus melatih untuk mendengar pengarahan dari Roh Kudus di dalam hati kita. Ini perlu waktu. Karena Tuhan itu roh, sehingga Dia akan berbicara kepada roh kita di dalam hati. Roh Kudus mendapat informasi dari Allah Bapa dan Ia akan informasikan kepada roh kita mengenai hal-hal yang akan datang. Mulai latih dan pertajam kepekaan anda. Sesederhana apapun instruksi Roh Kudus, dengarkan dan kerjakan. Karena setiap arahan Tuhan adalah untuk kebaikan anda, bukan untuk Dia. Sesuaikan cara hidup, cara makan, cara berpakaian, cara bergaul, cara berbicara, cara memilih teman, cara rekreasi, atau apapun yang perlu penyesuaian dalam hidup ini, kerjakan. Dengar suara hatimu! Dengan begitu, anda akan panjang umur (jika anda menyesuaikan cara makan atau melakukan olah raga), dan anda akan memiliki shalom dalam semua aspek kehidupan ini. Anda tidak takut mengenai pasangan hidup, anak-anak, pekerjaan, usaha, pelayanan, pengeluaran rumah tangga, karena anda telah membuat Yehova, Tuhan dalam kehidupan anda.