Perlindungan Dari Yehova

Oleh Margie Niode

Setiap hari manusia mendengar berita. Berita itu bisa baik atau buruk mengenai keluarga, pekerjaan, usaha, lingkungan atau apapun yang terjadi di kota tempat kita tinggal maupun kejadian-kejadian di dunia. Berita itu pasti sampai di telinga kita, terlepas apakah kita mempunyai televisi, radio, atau mampu berlangganan koran. Akibat dari mendengar berita-berita tersebut ada dua hal yang mungkin terjadi: kita bersukacita atau kita menjadi takut. Tidak ada satu manusiapun kebal dari akibat mendengar berita.

Setiap saat kita diperhadapkan dengan pilihan, mau tetap sukacita atau mau takut. Banyak orang akan berbicara bahwa rasa takut itu normal, karena kita hidup di dunia, jadi wajar-wajar saja kalau punya rasa takut. Atau ada orang yang akan berkata, bahwa mereka tidak mau takut, tapi perasaan takut itu tiba-tiba ada di dalam mereka. Sekelompok orang berkata, bahwa kita kan bukan malaikat, jadi pantas kalau ada takut.

Sebagai orang yang lahir baru, yang percaya Yesus ada di dalam hati, adalah tidak wajar untuk anda takut!! Takut itu milik orang dunia, milik orang-orang yang hidupnya diatur oleh penglihatan, pendengaran dan perasaan. Bagi anda dan saya yang percaya Tuhan Yesus, kita seharusnya hidup dengan iman. Kita tidak perlu takut, dan jangan takut. Jika kita telah mengundang Yesus masuk dalam hati kita, kita menjadi anak Allah Bapa dan otomatis kita hidup dalam Kerajaan Tuhan.

Coba bayangkan sejenak. Kita hidup dalam Kerajaan Tuhan, dengan rajanya adalah Allah Bapa, batas-batas wilayahnya dijaga oleh para malaikat yang gagah perkasa. Setiap orang yang hidup dalam kerajaan Tuhan, telah dipersenjatai dengan senjata rohani, senjata ini diperlengkapi dengan kuasa Tuhan. Senjata ini sanggup meruntuhkan dan menawan setiap siasat serta memadamkan panah-panah api musuh. Orang yang hidup dalam kerajaan Tuhan, adalah orang yang telah dewasa, karena tidak ada anak kecil dipersenjatai dengan amunisi yang ampuh. Kerajaan Tuhan berisi tentara-tentara yang siap tempur, senantiasa berjaga-jaga dengan perlengkapan senjatanya.

Seperti halnya kita hidup di negara Indonesia, ada buku pedoman untuk mengetahui hak dan kewajiban kita, antara lain buku UUD 1945, dan begitu juga kita diberikan buku pedoman hidup Alkitab untuk hidup dalam Kerajaan Tuhan. Pertanyaan kita sekarang dimanakah Kerajaan Tuhan itu? Apakah di surga? Kalau benar Kerajaan Tuhan itu adalah surga, buat apa kita di perlengkapi dengan senjata? Buat apa kita harus selalu berjaga-jaga di dalam roh? Buat apa kuasa yang diberikan kepada kita untuk menumpangkan tangan pada orang sakit, dan ia akan sembuh, membebaskan orang-orang tertawan, membalut hati yang luka, membebaskan orang yang tertindas?

Walaupun saya belum pernah dibawa ke surga, tetapi saya percaya di surga tidak ada iblis dan antek-anteknya, tidak ada yang sakit, tidak ada orang yang tertindas dan tertawan. Dari kitab Wahyu dan dari buku-buku kesaksian anak-anak Tuhan yang pernah dibawa ke surga, kita tahu bahwa surga adalah suatu tempat yang tidak bisa dilukiskan oleh kata-kata karena terlalu indah. Kerajaan Tuhan itu ada di dalam hati saudara dan saya, dan jika kita masih ada di dunia ini, disitulah Kerajaan Tuhan itu berada!  (baca: Lukas 17:20-21, Matius 12:28).

Sekarang saya akan membawa saudara untuk melihat dengan mata rohani anda, walaupun saudara masih ada di dalam dunia ini, tetapi saudara dapat menerima proteksi dari Yehova, JIKA saudara tetap tinggal di dalam Dia dan Firman-Nya tinggal di dalam saudara. Anda bisa bebas dari rasa takut, depresi, stress, bingung, frustasi, kuatir. Perhatikan kata-kata saya: anda bisa atau anda juga bisa memilih tidak bisa. Terserah anda. Jika anda ditempatkan di Indonesia, itu adalah tempat anda akan menerima “shalom—damai sejahtera”, bukan di negara lain. Tidak ada negara yang aman di belahan dunia ini, tidak di Amerika, Eropa, Australia maupun Kutub Utara! Dimana anda ditanam, disitulah anda akan makan buah yang baik (Yesaya 1:19).

Dalam Lindungan Tuhan

Saya akan mengajak anda untuk mempelajari janji perlindungan Tuhan yang ada dalam Mazmur 91.

1 Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa,

Ayat ini adalah narasi atau cerita. Jika seseorang mau tinggal menetap—tidak keluar-masuk, tinggal selamanya—di dalam lindungan Tuhan Yang Mahatinggi, ia adalah seorang yang menaruh kepercayaan sepenuhnya pada El Shaddai. Orang itu akan stabil dan kokoh tidak ada sedikitpun keraguan untuk tinggal dalam naungan Yang Mahakuasa. Karena dia percaya bahwa tidak ada kuasa ataupun kekuatan yang dapat melawan kekuatan El Shaddai. Jika seseorang percaya berarti dia taat dan setia. Kepercayaan itu dapat terjalin di dalam diri seseorang, jika ia menyediakan waktu yang cukup banyak untuk mengenal individu yang akan dia percayakan hidupnya, bahkan seisi rumahnya, kariernya, keuangan dan masa depannya.

Perlu ada investasi waktu untuk merenungkan firman Tuhan sampai seseorang mencapai tahap mempercayai dengan segenap hati. Proses ini tidak bisa dikerjakan sambil lalu atau sekali-kali. Hasil dari meditasi firman dan berada dalam hadirat Tuhan membuat tindakan-tindakan kita sesuai dengan firman Tuhan. Firman di Mazmur 91 itu harus terukir di dalam hati seseorang. Ingat, firman yang anda dengar hari ini—bukan firman yang anda tahu atau dengar tahun lalu—yang akan menyelamatkan anda! Apa yang anda kerjakan yang akan menyelamatkanmu.

Puji Tuhan, kita hidup di dalam hari-hari yang penuh kasih karunia dan belas kasihan, dan tidak pernah terlambat untuk memanggil namaNya. Tetapi jika anda tidak membiasakan diri untuk menyediakan waktu yang cukup di dalam firman-Nya setiap hari, akan sulit bagi anda untuk dapat panggil nama-Nya jika marabahaya datang. Karena apa yang anda konsumsi dari dunia setiap hari, itulah yang akan keluar dari mulut anda pertama kali. Kenapa bisa begitu, karena anda terlatih demikian. Yang harus anda lakukan sekarang adalah, mulai tinggal di dalam firman-Nya, kalau tidak, akibatnya harga yang anda harus bayar lebih besar dari apa yang anda mau bayar. (Baca Amsal 1:29-31).

2 Akan berkata kepada Tuhan: Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku yang kupercayai.

Ini adalah bagian anda dan saya untuk memperkatakannya. Jika seseorang percaya dalam hatinya, tanda kepercayaan itu akan keluar dari mulutnya dengan perkataan (Roma 10:9-10). Dia berkata-kata dengan iman (2 Korintus 4:13). Dia mengatakan bahwa “Tuhan adalah tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, hanya kepadaNya aku percaya!” Anda harus sampai di tahap ini, sehingga yang keluar dari mulut anda adalah firman secara otomatis.

Seperti dahulu begitu kita belum jadikan Yesus Tuhan dalam hidup anda, bukankah yang keluar dari mulut kita adalah makian dan hujatan?! Kita sering berdalih dengan mengatakan, “Aku tidak sadar mengatakan itu.” Hal itu terjadi karena kita memasukkan perkataan-perkataan tidak benar itu ke dalam hati kita sehingga itulah yang keluar dari mulut kita (Matius 12:34-35). Yang sekarang kita harus lakukan adalah membuat hal yang sebaliknya, isi hati anda dengan firman Tuhan dan hasilnya yang keluar adalah firman Tuhan, mudah bukan!

Jangan anda pandang remeh firman Tuhan, karena Firman itu adalah Tuhan sendiri (Yohanes 1:1), firman itu adalah roh dan hidup. Begitu kita mengatakan, “Tuhan adalah tempat perlindungan dan kubu pertahananku”, perkataan itu langsung menciptakan barikade-barikade rohani di sekeliling anda dan keluarga sehingga seluruhnya terlindungi dari bahaya. Luar biasa, kuasa Firman itu.

3 Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk. 4 Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, dibawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok.

Efek dari anda memperkatakan ayat dua, dan terus anda perkatakan, sampai timbul damai sejahtera di dalam hati anda, itulah saatnya anda tahu pasti anda akan mendapatkan proteksi supranatural secara fisik. Anda pasti dan pasti, bahwa Yehova akan melepaskan anda dari segala jerat yang dipasang oleh iblis untuk mencelakakan anda. Yehova akan melepaskan anda dari penyakit sampar, menular, infeksi, tbc, cacar, hepatitis, penyakit yang mematikan seperti AIDS, kanker, tumor (Lukas 21:11, The Amplified Bible). Arti kata “melepaskan” berarti anda bisa sudah masuk ke dalam jerat iblis, tetapi Yehova mampu mengeluarkan anda, Yehova mampu menyembuhkan anda, Yehova mampu melepaskan anda. Senantiasa ada pengharapan di dalam Yehova.

Yehova akan menudungi anda dengan kepakNya (Ia ibarat seekor burung rajawali), dan jika anda percaya kepadaNya anda akan mendapatkan perlindungan dibawah sayapNya. KebenaranNya dan KesetiaanNya menjadi perisai dan menjadi ikat pinggang bagi anda yang percaya. Mazmur 91 ini adalah mazmur yang dapat disesuaikan, kapan saja, dimana saja, oleh siapa saja yang menjadikan Yehova tempat perlindungan dan pertahanan mereka.

5 Engkau tidak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang, 6 Terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang. 7 Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu. 8 Engkau hanya menontonnya dengan matamu sendiri dan melihat pembalasan terhadap orang-orang fasik.

Kita tinggal di dalam abad yang semakin modern dengan senjata yang semakin canggih, yang dapat langsung membunuh ribuan orang sekaligus. Senjata kimia dan nuklir yang dapat menghancurkan sebuah kota sudah ditemukan. Walaupun ditengah kejahatan yang merajalela dan tingkat kriminalitas yang meningkat, Yehova berjanji kita bisa berdiri ditengah-tengah semua itu tanpa terjamah!! Tanpa ada senjata yang dapat menyentuh kita, haleluya. Jelas jika Tuhan katakan, walau seribu orang rebah disisimu dan sepuluh ribu disebelah kananmu, itu berarti kita ada ditengah-tengah mereka yang jatuh bukan?  Walaupun selagi kita berjalan dikelilingi oleh demonstrasi kelompok ekstrim, kita dapat mengharapkan proteksi Tuhan. Dan, kejadian itu bukan di surga, tetapi nyata ada di dunia ini.

Panah api, senjata api dan celurit tidak akan mengena kepada kita, karena kita mengenakan perisai yang tidak dapat kita lihat. Kita mendapat perlindungan total, karena kita menjadikan Yehova tempat perlindungan. Disamping itu kita tidak perlu memikirkan pembalasan dendam kepada mereka yang mencoba mencelakai kita, karena orang yang mengutuk kita akan terkutuk (Kejadian 12:3).

9 Sebab Tuhan ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu, 10 Malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu;

Dengan menjadikan Yehova tempat perlindungan dan perteduhan kita, malapetaka, tulah, santet, atau guna-guna, tidak akan mendekat ke dekat rumah tinggal kita. Dahsyat! Tidak ada satu pun dukun yang dapat menembus perlindungan yang kita terima dari Tuhan. Kita bahkan tidak perlu sibuk memerangi malapetaka dan tulah agar tidak menimpa kita.

11 Sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau disegala jalanmu. 12 Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu.

Tahukah bahwa anda mempunyai malaikat yang siap melayani setiap saat. Ini adalah salah satu keuntungan menjadi anak Tuhan (Ibrani 1: 14). Malaikat akan berada dimana kita berada. Kalau kita di rumah, dia dirumah. Jika kita ke kantor, dia ke kantor. Jika anda ke sawah atau ladang disitu pun malaikat kita berada. Kalau kita bertugas ke medan peperangan, malaikat juga pergi bersama kita.  Kalau kita di penjara dia juga ada di penjara. Jika pekerjaan kita sebagai pilot ataupun pramugari, dia juga terbang bersama dengan kita. Malaikat penjaga anda siap melakukan apa saja, sesuai dengan firman yang ada di mulut anda.

Kunci untuk memerintah atau menggerakkan malaikat hanya melalui firman Tuhan. Dia telah di program seperti itu (Mazmur 103:20). Saudara, mungkin anda berpikir bahwa masing-masing kita mempunyai satu malaikat, seperti cerita yang kita pernah dengar waktu kecil. Tetapi kita punya sekompi, bahkan se-batalyon malaikat, kalau memang situasi dan kondisinya membutuhkan mereka hadir.

Salah satu cara malaikat beroperasi tercatat di kitab perjanjian lama, waktu Israel melawan Raja Aram, di katakan bahwa pelayan dari Nabi Elisa menjadi takut dikala dia bangun pagi dan melihat tentara berkuda dan kereta mengelilingi kota. Bujangnya berkata: “Celaka tuanku! Apakah yang akan kita perbuat?” Jawabnya: “Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka.  Lalu berdoalah Elisa: “Ya Tuhan: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat.” Maka Tuhan membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa. (Baca 2 Raja-Raja 6:16-17). Perhatikan perkataan pertama yang keluar dari mulut Nabi Elisa kepada pelayannya, Jangan Takut! Takut membuka pintu untuk iblis bekerja. Jika anda percaya, anda membuka pintu untuk Tuhan bekerja.

Cerita yang juga sangat populer dan mencengangkan ialah mengenai Sadrakh, Mesakh dan Abednego, di kitab Daniel 3. Tiga orang Yahudi yang setia kepada Yehova, oleh karena pernyataan percaya mereka, “Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu.” (Daniel 3:17-18). Pernyataan yang berani dan jelas membuat raja semakin naik pitam. Tetapi pernyataan itu menggerakan malaikat bekerja untuk menyelematkan mereka dari perapian yang dipanaskan tujuh kali lipat oleh raja. Apakah api itu tidak berkuasa untuk menghanguskan mereka? Tidak, api itu sangat berkuasa, karena tentara-tentara yang sangat kuat yang mengangkat mereka bertiga, terbakar mati hanya karena panasnya.  Hanya, api itu tidak berkuasa untuk membakar Sadrakh, Mesakh dan Abednego, karena mereka diselimuti oleh hadirat Tuhan, dahsyat proteksi dari Yehova.  Kesaksian ini diakhiri dengan mereka bertiga menerima promosi dari raja, mereka menerima kedudukan tinggi.

13 Singa dan ular tedung akan kau langkahi, engkau akan menginjak anak singa dan ular naga.

Tanda-tanda orang yang percaya akan Yehova, percaya akan Yesus sebagai tempat perlindungan dan kubu pertahanan, ialah: mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh (Markus 16:17-18).

Rasul Paulus digigit tangannya oleh ular beludak, ia hanya mengibas ular itu kedalam api, dan ia tidak menderita sesuatu apapun (Kisah 28:3,5). Tandanya jika seorang telah menjadikan Yehova sebagai perlindungannya, dia akan melangkahi singa dan ular tedung, dia akan menginjak singa dan ular naga.

Daniel dimasukkan kedalam gua singa, tetapi ia keluar dari gua tanpa cacat, karena ia percaya kepada Tuhannya (Daniel 6:24). Tuhan selamatkan Daniel karena Tuhan selalu menyelamatkan sesorang yang tinggal di dalam Dia dengan iman. Anda bisa menyerahkan hidup anda kepada Tuhan, dan Ia akan mengerjakan hal yang sama yang Ia kerjakan bagi Daniel.

Saya katakan, jika anda tinggal di dalam Dia dengan iman, percaya, dan mengharapkan dan perkatakan kuasa pembebasan Tuhan. Banyak orang berpendapat bahwa malaikat sudah tidak lagi bekerja, karena Firman Tuhan itupun terjadinya sudah ribuan tahun yang lalu. Itu hanya bekerja waktu zaman dahulu, bukan sekarang. Saya nasehati anda, untuk bangunlah dari tidur, dan lihat kenyataan bahwa semua yang ada di dunia ini akan hilang, sifatnya sementara, akan lenyap. Tetapi yang sifatnya rohani, supra natural itu abadi, tidak akan pernah punah! Camkan perkataan ini. Jangan perdulikan apa kata orang lain, percaya saja apa kata Yesus, dan anda akan merdeka.

Contoh lain di Kisah Rasul 12, waktu Petrus di bebaskan dari penjara. Petrus bukan hanya di penjara seperti penjara-penjara yang kita tahu, tetapi dia di ikat oleh dua rantai, Petrus tidur di antara dua serdadu dan diluar kamarnya ada serdadu penjaga. Apakah ada seseorang yang anda tahu di zaman sekarang di tahan seperti itu?  Tetapi lihatlah orang yang berjalan dengan iman, di saat tidak ada pengharapan untuk bisa terlepas, dia masih bisa memuji Tuhan, dia masih bisa berdoa dan percaya akan proteksi Tuhan. Dan semua tindakan itu tidak sia-sia, di ayat 7, muncullah malaikat Tuhan untuk membebaskan dia dari ikatannya, dan pintu penjara terbuka dengan sendirinya dan Petrus mendapati dirinya di luar penjara terbebas (Kisah 12:5-11).

14 Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.

Tuhan melihat hati, oleh sebab seseorang mengasihi Aku, ia mengenal Aku, sehingga ia percayakan hidupnya pada-Ku maka Aku akan meluputkannya (ia akan terhindar, peluru meleset, tidak kena) dari marabahaya. Aku akan membentenginya, tidak ada kekuatan yang dapat menjamah anda. Firman ini menjanjikan anda terluput dari marabahaya, yang artinya anda tidak masuk dalam jerat iblis.

15 Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.

Ayat ini menjelaskan kondisi bahwa kita sudah masuk ke dalam jerat musuh. Tetapi kita telah diperlengkapi dengan senjata FirmanNya. Kasih karuniaNya cukup bagi kita. Dia telah memberikan namaNya, FirmanNya, dan RohNya. Bila kita dalam bahaya,  dalam kesesakan, Dia menyertai kita. Kalau kita membutuhkan kebajikan dan kemurahan, itu tersedia bagi kita. Kalau kita membutuhkan keuangan, itupun tersedia. MalaikatNya siap sedia mengerjakan semua perintah kita. MataNya tertuju pada kita. Dia tidak pernah meninggalkan dan membiarkan kita. Kita bisa melewati semua peristiwa, karena peperangan itu milik Tuhan dan kemenangan itu milik kita.

16 Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku.

Kita harus melatih untuk mendengar pengarahan dari Roh Kudus di dalam hati kita. Ini perlu waktu. Karena Tuhan itu roh, sehingga Dia akan berbicara  kepada roh kita di dalam hati. Roh Kudus mendapat informasi dari Allah Bapa dan Ia akan informasikan kepada roh kita mengenai hal-hal yang akan datang. Mulai latih dan pertajam kepekaan anda. Sesederhana apapun instruksi Roh Kudus, dengarkan dan kerjakan. Karena setiap arahan Tuhan adalah untuk kebaikan anda, bukan untuk Dia. Sesuaikan cara hidup, cara makan, cara berpakaian, cara bergaul, cara berbicara, cara memilih teman, cara rekreasi, atau apapun yang perlu penyesuaian dalam hidup ini, kerjakan. Dengar suara hatimu! Dengan begitu, anda akan panjang umur (jika anda menyesuaikan cara makan atau melakukan olah raga), dan anda akan memiliki shalom dalam semua aspek kehidupan ini. Anda tidak takut mengenai pasangan hidup, anak-anak, pekerjaan, usaha, pelayanan, pengeluaran rumah tangga, karena anda telah membuat Yehova, Tuhan dalam kehidupan anda.