Perjanjian
Yehova dan umat manusia sudah digenapi dalam Yesus Kristus (baca Lukas 4:18-21).
Jika
anda telah menjadikan Yesus Kristus Tuhan di dalam kehidupan anda, berarti mulai
hari ini hal-hal di bawah inilah yang harus terjadi di dalam kehidupan anda.
Saya
tidak harus miskin lagi oleh karena Yobel telah datang di dalam hidup
saya, dan rahmat Tuhan yaitu kebajikan dan kemurahan Tuhan senantiasa
mengelilingi saya selama saya hidup. Saya
akan berjalan seperti magnit yang akan menyerap atau menerima kebaikan dari
orang lain, oleh karena kebajikanNya.
Saya
tidak usah meminta-minta. Saya tidak perlu mengemis kepada orang lain, orang
akan dengan sendirinya memberi kepada saya oleh karena kebajikan kemurahan Tuhan
mengikuti aku seumur hidupku, (Mazmur 23:6).
Saya
tidak harus takut lagi, karena Ia
senantiasa menyertai saya, janjiNya: Aku sekali-kali tidak akan membiarkan
engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau. (Ibrani 13:5).
Ia
takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.Sesungguhnya tidak
terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel (Mazmur 121:3-4).
Dahsyat
bukan! Bayangkan, Tuhan tidak pernah meninggalkan saya. Kalau saya dipenjara,
Tuhan dipenjara. Kalau saya di hutan, Tuhan di hutan, kalau saya di dalam jurang
atau gua, Tuhan juga di tempat itu bersama saya.
Kalau saya tertekan atau tertindas, begitu juga Dia.
Kalau
Tuhan tidak pernah tertidur, buat apa saya terus-terusan ketakutan sampai tidak
bisa tidur? Bukankah sebaiknya saya
tidur saja, dan membiarkan Tuhan menjagai saya?
Saya
adalah berkat, saya tidak perlu
meminta-minta berkat dan minta untuk diberkati.
Galatia
3:29 katakan, Dan jikalau kamu (ganti kata kamu dengan nama sendiri)
adalah milik Kristus, maka kamu (sebut namamu) juga adalah keturunan
Abraham dan berhak menerima janji
Allah.
OK,
sekarang saya adalah keturunan Abraham dan dikata-kan di Kejadian 12:2, Aku
akan membuat engkau menjadi bangsa besar, dan memberkati engkau serta membuat
namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Lalu Efesus 1:3, Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita
Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala
berkat rohani di dalam sorga.
Dengan
iman saya katakan bahwa saya adalah berkat untuk menjadi berkat bagi orang lain.
Kalau saya adalah berkat, berarti saya harus mempunyai sesuatu yang
berlebih agar dapat memberi kepada orang lain, bukan?
Dengan kata lain saya adalah distributor. Distributor pasti punya gudang
yang terisi. Sesuai dengan
panggilan saya, sebagai berkat, itulah yang terjadi dalam hidup saya.
Saya
tidak perlu meminjam (berhutang) lagi,
karena Tuhan akan membuka bagimu perbendaharaan-Nya yang melimpah, yakni
langit, untuk memberi hujan bagi tanahmu pada masanya dan memberkati segala
pekerjaanmu, sehingga engkau memberi pinjaman kepada banyak bangsa, tetapi
engkau sendiri tidak meminta pinjaman (Ulangan 28:12).
Tiap
hari ia (orang benar) menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan
anak cucunya menjadi berkat (Mazmur 37:26).
Apa
yang saya pegang berhasil dan Tuhan yang mengajar saya untuk mendapat keuntungan
(Yesaya 48:17). Dengan hikmat yang
ada pada saya, apapun pekerjaan saya, apakah saya ibu rumah tangga, pembuat kue,
penjahit, petani, tukang kayu, petugas sosial, dengan penghasilan yang saya
terima, semua kebutuhan saya akan tercukupi oleh karena saya mengelola keuangan
saya dengan hikmat Tuhan dan kebutuhan saya dipenuhi secara supranatural.
Saya tidak perlu tahu bagaimana caranya, yang saya perlu kerjakan adalah
percaya kepada Guru saya!
Saya
tidak perlu takut akan kuasa gelap, saya tidak perlu takut ditenung, atau
diguna-guna, karena janjiNya di Bilangan
23:23 mengatakan: Sebab tidak ada mantera yang mempan terhadap Yakub
(sebut namamu), ataupun tenungan yang mempan terhadap Israel (sebut
namamu).
Yesaya
54 :14-15,17, Engkau (sebut namamu) akan ditegakkan diatas kebenaran.
Engkau akan jauh dari pemerasan, sebab engkau tidak usah lagi takut, dan engkau
akan jauh dari kekejutan (teror), sebab ia (pemerasan dan teror) tidak
akan mendekat kepadamu. Apabila orang (pemerasan, teror, takut)
menyerbu itu bukanlah dari pada-Ku; siapapun yang menyerbu engkau,
ia akan rebah (jatuh, menyerah) melawan engkau. Setiap senjata
yang ditempa (ditujukan) terhadap engkau tidak akan berhasil, dan setiap
orang yang melontarkan tuduhan melawan engkau dalam pengadilan, akan engkau
buktikan salah. Inilah yang menjadi bagian hamba-hamba Tuhan (sebut namamu),
dan kebenaran yang mereka terima dari pada-Ku, demikianlah firman Tuhan.
Tidak
ada satu dukun pun yang bisa memberi jaminan seperti ini.
Dan tambah pula kebenaran firman katakan, dan betapa hebat
kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya,
yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus (yang diUrapi dengan
urapan-Nya) dengan membangkitkan Dia (Yesus) dari antara orang mati
dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga, jauh lebih tinggi dari
segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama
yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang
akan datang. Dan segala sesuatu
telah diletakkan -Nya di bawah kaki Kristus dan Dia (Kristus) telah
diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada.
Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi
semua dan segala sesuatu (Efesus 2:19-23).
Saya
minta anda bayangkan, sesosok tubuh manusia, yang mana kepalanya adalah Yesus
dan tubuhnya adalah kita. Jika anda dan saya yang adalah tubuhnya disantet,
diguna-gunai, diteluh, bukankah kepalanya yang adalah Yesus juga kena??
Mungkinkan Yesus kena guna-guna? Mungkinkah
Yesus kena mantera atau teluh? Mungkinkah Yesus di santet?
Seminim-minimnya pengertian anda,
pasti anda akan menjawab tidak mungkin bukan?
Coba
kalau semua pengunjung gereja, bangun dari tidurnya, dan melihat apa yang
di ilustrasikan ini.
Kita
menjadi satu dengan Kristus, jadi sungguh mustahil untuk kita bisa
disantet. Lagi pula, jika anda
bersama dengan Yesus duduk di sebelah kanan Allah Bapa, jauh lebih tinggi
dari daerah kekuasaan iblis dan antek-anteknya, berarti kita berbeda di daerah
yang berbeda dengan iblis. Jangan terkecoh!
Ingat,
iblis adalah pendusta, sehingga dia hanya bisa menipu orang yang bisa ditipu.
Jadi jangan mau ditipu! Iblis hanya bisa menipu dan mempengaruhi jiwa anda,
bukan roh anda! Roh anda lahir dari
Allah, roh anda tidak bisa dijamah! Iblis hanya bisa menipu jiwa (pikiran,
emosi) anda.
Efesus
2:22 mengatakan bahwa segala sesuatu, semuanya telah ditaruh di bawah kaki
Kristus. Bukankah kaki adalah
bagian dari tubuh, yaitu anda dan saya? Jadi
segala sesuatu, iblis dan antek-anteknya, ada dibawah kaki anda dan saya. Wow,
luar biasa! Makanya, anda harus
memperbaharui pikiran anda dengan firman Tuhan terus menerus, jangan menjadi
serupa dengan dunia (Roma 12:2).
Saya
minta anda berhenti menjadi agen iblis yang terus membicarakan perbuatannya. Dia
terlalu rendah untuk dibicarakan. Bahkan
kita tidak perlu sebut namanya dari mulut kita.
Jika anda terus membicarakan perbuatan iblis, tanpa anda sadari, anda
turut membesarkan perbuatan iblis.
Stop
meditasi firman iblis, “kebesaran” iblis. Lihat iblis dari kaca mata Tuhan
sehingga anda bisa melihat bahwa dia kecil!!
Mulai renungkan firman Kristus siang
dan malam maka anda akan tahu bahwa Roh yang ada di dalam anda lebih besar
dari roh yang ada di dalam dunia ini (1 Yohanes 4:4).
Saya
tidak perlu putus asa ataupun merasa tidak berharga.
Kabar baiknya ialah, Kepada mereka (sebut nama-mu) Allah
mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu, di antara
bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di dalam kamu, Kristus yang adalah
pengharapan akan kemuliaan! (Kolose 1:27, King James Version).
Pada
hari ini, rahasia itu disingkapkan Tuhan kepada anda dan saya yaitu, Kristus
(yang di-Urapi) ada di dalam kita. UrapanNya itu adalah pengharapan kemuliaan.
Oleh sebab itu, anda harus bangkit dari keputusasaan, anda harus bangkit
dari keterpurukan, anda harus bangkit dari kegagalan, anda harus bangkit dari
kesedihan, anda harus bangkit dari ketidakberdayaan oleh karena Kristus yang di
dalam anda adalah pengharapan anda. Haleluya!
Saya
adalah manusia yang paling berharga, saya adalah anak yang paling dikasihi, saya
sudah komplit, sudah penuh di dalam Dia. Sebab dalam Dialah (Kristus) berdiam
secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allah-an, dan kamu (sebut namamu)
telah dipenuhi di dalam Dia (Kritus) (Kolose 2:9-10).
Kalau
saat ini saya ada dalam penjara, atau baru keluar dari penjara saya tetap
komplit oleh karena Kristus di dalam saya. Saya tidak perlu putus asa, Yesus
yang di dalam saya adalah pengharapan kemuliaan. Dia punya rencana yang indah bagi saya, Yesus tidak pernah
putus asa terhadap saya jadi saya tidak perlu putus asa.
Yesus
melihat saya sebagai orang yang berhasil, orang yang selalu menjadi kepala,
begitu juga saya akan melihat diri saya dengan mataNya.
Masa depan saya bukan tergantung apa yang dikatakan orang, tetapi apa
yang saya katakan! (Amsal 18: 21).
Saya
pegang janji Tuhan dan setuju dengan janji-Nya, Sebab Aku ini mengetahui
rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu (sebut namamu), demikianlah
firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan,
untuk memberikan kepadamu (sebut namamu) hari depan yang penuh harapan
(Yeremia 29:11).
Firman
telah memerdekakan saya. Walaupun
secara fisik anda di dalam penjara, tetapi sesungguhnya anda adalah orang yang
paling merdeka dibandingkan orang yang bebas secara fisik tetapi kehidupannya
dikuasai penguasa dunia ini, yaitu ilah zaman ini karena firman firman Tuhan
berkata Jadi, apabila Anak (Yesus) itu memerdekakan kamu (sebut
namamu), kamupun (sebut namamu) benar-benar merdeka (Yohanes
8:36).
Saya
adalah pemenang, dalam segala hal saya adalah pemenang.
Saya tidak diciptakan untuk gagal. Saya
pegang janji-Nya, Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang
yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita (Roma 8:37).
Jika
saya berada di dalam jalan yang telah Tuhan tentukan untuk saya, dan saya
melakukan segala perintahNya, setinggi apapun “gunung” di hadapan saya, saya
dapat menaklukkannya. Saya tahu
persis siapa saya di dalam Kristus, iman ini membuat saya dapat menaklukkan
apapun, karena Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia (Kristus) yang
memberi kekuatan kepadaku (Filipi 4:13).
Memang
tidak mudah untuk mencapai tingkat ini. Saya harus melatih, dan terus melatih
iman saya. Saya harus terus
mendengarkan firman Allah yang hidup, firman “Rhema” itu, supaya iman saya
timbul (Roma 10: 17). Kalau Tuhan
katakan, ”Adakah sesuatu apapun yang mustahil (sulit) untuk Tuhan?, perkataan
yang sama keluar dari mulut saya, tidak ada yang mustahil untuk saya, karena
saya punya dukungan. Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan
kita? (Roma 8:31).
Saya
anak Allah, saya ahli warisnya Allah, saya ahli waris bersama Yesus.
Semua orang (sebut namamu), yang dipimpin Roh Allah, adalah anak
Allah. Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah
anak-anak Allah. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris,
maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah yang akan menerima
bersama dengan Kristus, yaitu jika menderita bersama-sama dengan Dia, supaya
kita juga dipermuliakan bersama dengan Dia (Roma 8:14,16-17).
Ayat
tujuh belas dalam terjemahan Alkitab versi King James mengatakan, “Dan jika
kita anak, kita adalah ahli waris, ahli waris dari Tuhan, dan ahli waris bersama
Kristus....”.
Luar
biasa! Saya adalah ahli waris langsung dari Allah Bapa, dan juga saya ahli waris
bersama dengan Yesus. Tidakkah anda
ingin tahu apa warisan anda?
Inilah
kepunyaan Bapa, inilah warisan anda dan saya,
Punya-Kulah segala binatang hutan, dan beribu-ribu hewan di gunung,
punya-Kulah dunia dan segala isinya; Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah
emas (Mazmur 50:10,12; Hagai 2:9). Sudah
jelas bukan apa warisan anda.
Oleh
karena sekarang saya adalah anak Allah, dan Yesus juga adalah anak Allah,
berarti saya dan Yesus adalah kakak-adik. Apakah
kalau saya mengatakan seperti ini saya menghujat Tuhan? Sama sekali tidak.
Karena ada firmanNya, Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka
juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya,
supaya Ia Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara (Roma
8:29).
Setelah
anda baca artikel ini, saya jamin roh anda
menjadi bertambah besar. Apakah
firman yang kita baca langsung termanifestasi begitu saja di dalam hidup kita?
Tentu saja tidak. Anda harus
merenungkan terus-menerus sehingga firman itu menjadi besar dan hidup di dalam
anda dan Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh
dan tidak bergon-cang, dan jangan mau digeser dari pengharapan
injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah
langit, dan yang aku ini, Paulus telah menjadi pelayannya (Kolose 1:23).
Daftar
yang tersedia bagi seorang yang terikat dalam perjanjian yang baru diatas, masih
dapat bertambah-tambah panjang kalau ditulis. Terlalu dalam isi dari perjanjian itu, terlalu dalam hikmat
Allah itu, sehingga tidak ada satu manusiapun yang telah tahu semua isi dari
perjanjian itu.
Kita
saja yang baru tahu sedikit sudah terpesona, terkagum -kagum, sampai tidak bisa
berkata-kata lagi. Sementara Tuhan
katakan, Aku punya banyak untuk kamu, kalau kamu mau saja percaya dan masuk ke
tempat yang lebih dalam bersama dengan Aku. Sesuai dengan firman Allah yang
katakan, “Cari dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya maka semuanya itu akan
ditambahkan kepadamu,” anda dan saya harus mencari, harus menggali. Ada harga
yang harus dibayar untuk mendapatkan pewahyuan, dan itu tersedia untuk kita.
Memang
betul, Injil itu ada-lah kekuatan Allah. Hendaknya
artikel ini membangunkan anda agar tidak meremehkan Injil lagi, atau bersikap
mengecilkan Injil.
Sebab
aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan
Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya (Roma 1:16).
Kata asli dari menyelamatkan pada ayat ini ialah “soteria” yang
berarti: melepaskan, kesehatan, keselamatan, pemeliharaan, kemakmuran,
perlindungan.
Surat
ini ditujukan bagi anda yang membaca, Kamu telah menerima Kristus
Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah
hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah
kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu
bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah
hatimu melimpah dengan syukur. Hati-hatilah,
supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsa-fatnya yang kosong dan palsu
menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus (Kolose
2:6-8).
Ada bagian yang harus kita kerjakan, kata “hendaklah” artinya bagian inilah yang harus dan terus kita kerjakan, dan selalu berhati-hatilah, karena banyak kesempatan di hadapan kita untuk membuat kita tertawan dan terikat lagi dan akhirnya jatuh. Berdirilah teguh!