Iman Yang Melayanimu

Oleh Maggy Horhoruw

Saya dilahirkan dan dibesarkan dalam keluarga Kristen. Saya ingat bagaimana saya menyukai pergi ke Sekolah Minggu. Saya sangat menyukai cerita-cerita dari Alkitab yang diajarkan. Waktu remaja saya menjadi Yesus-mania. Saya sangat menyukai dekorasi tentang Yesus: bros, gambar tempel, kartu, gambar. Saya beli semua yang saya bisa beli. Saya bergabung dengan vokal grup anak muda, dan bahkan satu kali ikut dalam drama gereja. Akan tetapi, saya tidak pernah mengerti satu katapun dari yang saya baca di Alkitab. Meskipun saya bersungguh-sungguh mengikuti semua kegiatan agama dan sangat loyal….saya juga sungguh-sungguh tidak mengenal Tuhan selama itu. Anda tahu, saya belum lahir baru waktu itu: saya masih mati rohani - terpisah, terputus hubungan dari Allah.

Setelah saya lahir baru, saya perhatikan bahwa saya dapat mengerti Firman Tuhan waktu membacanya. Saya menjadi ingin lebih mengenal Tuhan. Saya tiba-tiba tahu bahwa Ia sangat dekat dengan saya sehingga saya bisa memanggil namaNya kapan saja. Hubungan saya dengan Tuhan berkembang sedemikian rupa sehingga saya memperhatikan kenyataan bahwa banyak orang yang menyebut dirinya hamba Tuhan hidup di bawah rata-rata. Gamblangnya: mereka hidup dalam kekurangan. Kemudian saya menyadari bahwa itu tidak hanya hamba Tuhan yang hidup seperti itu, tetapi itulah kehidupan yang kebanyakan orang Kristen mau terima. Mereka membiarkan iblis merampok keluarga, pernikahan, keuangan, kesehatan, dan bahkan pelayanan mereka - dan masih banyak lagi.

Saya tidak mengkritik atau sinis kepada mereka yang hidup dalam kekurangan. Saya juga tidak mengatakan bahwa anda tidak berkenan di mata Tuhan jika anda hidup dalam kekurangan. Tidak, sama sekali tidak! Saya hanya mengatakan bahwa kita, orang Kristen, telah membiarkan apa yang Yesus sediakan bagi kita dirampok oleh iblis. Iblis telah menipu kita sekian lama dan inilah saatnya kita bangkit melawan iblis dan mengatakan kepadanya: “Cukup sudah! Aku ambil kembali semua yang engkau telah curi dariku dan aku menolak untuk hidup dalam kekurangan mulai hari ini dan seterusnya.” Anda dapat memilih hidup dalam kekurangan jika anda mau. Tetapi kabar baiknya ialah: anda tidak perlu!

Sekarang timbul pertanyaan-pertanyaan. Bagaimana hidup dalam kelimpahan dimana kekurangan nampaknya ada di semua area kehidupan? Bagaimana mempertahankan pernikahan dimana pasangan hidupmu berselingkuh? Bagaimana melindungi anak-anak dari narkoba dan kehidupan seks bebas? Bagaimana anda bisa berhasil dalam bisnis tanpa suap dan korupsi? Apakah mungkin membeli rumah tanpa meminjam uang dari bank? Pertanyaan-pertanyaan ini bisa berlanjut terus.

Sewaktu anda memikirkan pertanyaan-pertanyaan yang anda miliki mengenai kehidupanmu: apakah anda perhatikan bahwa anda tidak pernah punya jawaban yang bisa bertahan untuk menghasilkan kehidupan yang baik dan terjamin? Setiap kali kita mencoba memecahkan masalah sendiri tanpa Firman Tuhan, kita selalu berakhir dengan masalah lebih banyak daripada sebelumnya. Pikiran kita tidak perah diciptakan untuk menjadi pemecah masalah bagi kita. Pikiran kita tidak pernah diciptakan untuk menjadi sumber jalan keluar. Pikiran kita diciptakan untuk menerapkan kuasa keinginannya untuk mengikuti Yesus dan sepakat dengan FirmanNya. Itulah sebabnya anda pasti gagal suatu waktu jika anda mengandalkan pikiran atau intelek anda.

Saya tahu bahwa apa yang saya baru katakan mengejutkan pengetahuan psikologi anda. Saya tentunya dapat memahaminya. Saya lulusan jurusan Psikologi dan saya dengan yakin dapat mengatakan bahwa ilmu pengetahuan tentang jiwa (yaitu Psikologi) tidak akan pernah menyelesaikan masalahmu. Akar permasalahan anda terletak di segi rohani, dan Psikologi dan Psikiatri tidak bisa menanganinya karena itu hanya menangani jiwa saja. Masalah kita timbul karena kita gagal memahami bahwa Tuhanlah sumber kehidupan dan sukacita, bukan situasi atau pun seseorang yang penting bagi kita.

Berapa banyak dari pembaca, yang telah menikah, mencoba untuk memenangkan pasangan hidup yang tidak setia dengan melakukan semua yang dunia katakan dan ternyata berhasil? Berapa banyak dari pembaca, yang memiliki anak, menuruti apa yang dunia katakan mengenai orang tua ideal dan tetap saja anaknya terjerat narkoba dan jatuh dalam seks sebelum nikah? Berapa banyak dari pembaca, orang bisnis, mengikuti sistim bisnis dunia dan jatuh terjerembah waktu ekonomi jatuh? Berapa banyak dari pembaca, kaum profesional, bekerja lembur dan tetap saja tidak memiliki cukup uang untuk berlibur panjang?

Dunia tidak pernah memberikan jawaban yang tepat bagi hidup anda. Dunia akan menawarkan uang banyak dengan mengorbankan kehidupan pribadimu. Dunia akan menawarkan posisi lebih tinggi dengan mengorbankan pernikahanmu. Dunia akan menawarkan ketenaran dengan mengorbankan nilai-nilai moralmu. Apapun yang ditawarkan dunia akan menuntut lebih banyak pengorbanan dari anda - lebih dari yang anda rela berikan. Lihat saja orang-orang yang kaya dan terkenal milik dunia - bagaimana mereka hidup dan bagaimana kehidupan mereka berakhir.

Bandingkan hidup anda dan hidup mereka. Jika keduanya sama atau jika hidup anda berada di jalur yang sama seperti hidup mereka, maka ini saatnya anda mengambil keputusan bulat di hadapan Tuhan untuk menjadikan Dia Tuhan atas kehidupanmu. Tidak ada yang pernah terlambat dengan Tuhan. SEKARANG adalah waktu yang tepat bagimu untuk menyerahkan hidupmu kepadaNya dan mengikutiNya dengan segenap hati. Cukup sudah bermain gereja-gerejaan. Cukup sudah dengan dekorasi-dekorasi agama. Cukup sudah dengan banyak ikut-ikutan aktif di organisasi gereja. Ini waktunya untuk menghasilkan bukti. Inilah waktunya bagi anda [dan saya] untuk bersungguh-sungguh dengan Tuhan.

Kita Tidak Berasal Dari Dunia Ini

Yesus berkata, “Mereka (para murid) bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia” (Yohanes 17:16). Kita, Kristen lahir baru, bukanlah berasal dari dunia tetapi kita berasal dari Allah (1 Petrus 5:1). Jika kita berasal dari Allah, meskipun kita hidup di dunia ini, maka kita tidak berada di bawah kuasa dunia.

Dunia berkata kepada orang bisnis untuk menyuap agar berhasil, tetapi Firman Tuhan berkata bahwa suap itu adalah dosa (Amos 5:12). Dunia mengatakan bahwa tidak apa-apa bagi orang yang belum menikah untuk hidup bersama sebelum menikah, tetapi Firman Tuhan berkata jangan mencemarkan tempat tidur (Ibrani 13:4). Dunia berkata kepada anda untuk mengharapkan kebaikan atasan agar mendapat promosi, tetapi Firman Tuhan berkata bahwa promosi datang dari Tuhan (Mazmur 75:6-7). Dunia mengatakan bahwa kemiskinan itu adalah kudus, tetapi Firman Tuhan katakan bahwa Tuhan bersuka atas kemakmuran hamba- hambaNya (Mazmur 35:27, King James Version - Red.). Kalau kita teruskan, kita bisa menghabiskan hidup kita membicarakan bagaimana dunia bertolak-belakang dengan Firman Tuhan.

Kita perlu mengukir kebenaran ini di dalam hati kita bahwa kita tidak berasal dari dunia tetapi dari Tuhan. Oleh karena itu kita tidak perlu menjadi serupa dengan dunia (Roma 12:2). Sebagai orang Kristen, kita tidak hidup seperti dunia hidup. Sebenarnya, dunia tidak bisa menentukan apa yang bisakita miliki, lakukan dan katakan. Sebagai anak Tuhan yang lahir baru, kita tidak bisa menerima begitu saja apa yang dunia tawarkan. Kita harus memutuskan untuk meraih sepenuhnya apa yang Tuhan katakan kita bisa perkatakan, lakukan dan miliki.

Jika anda telah mengambil keputusan bulat untuk bersungguh-sungguh dengan Tuhan, saya wajib memperingati anda bahwa iblis tidak akan berjingkrak kegirangan dan membuat hidupmu mudah. Saya juga harus memperingati anda bahwa teman-teman Kristenmu juga mungkin tidak akan menopang keputusanmu untuk melangkah maju dengan Tuhan. Dalam kenyataannya, anda harus mengharapkan kesengsaraan dan aniaya mendatangi kita kalau kita mengikuti Yesus secara radikal (Markus 10:30, Lukas 6:46-49). Tuhan tidak pernah mengatakan bahwa kesengsaraan dan aniaya itu ADALAH sukacita. Yang Tuhan katakan ialah ANGGAPLAH itu sebagai kebahagiaan, apabia kita jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan sehingga sukacita Tuhan bisa bermanifestasi dalam kehidupanmu untuk membawamu keluar dari semua kesengsaraan (Yakobus 1:2, Nehemia 3:10, Mazmur 34:19)!

Satu hal yang harus kita yakin ialah - kita tidak diciptakan untuk gagal dan kalah tetapi sebaliknya untuk berkuasa atas setiap mahluk hidup di dalam laut, di udara, dan di atas bumi (Kejadian 1:28). Jadi bangkitlah dan sadarlah, saudara kekasih! Sudah waktunya untuk berhenti dikuasai oleh dunia dan sudah saatnya untuk memakai “hak kelahiran” kita untuk menguasai dunia [termasuk tubuh kita].

Tuhan kita adalah Roh dan berarti kita juga manusia roh [yang memiliki jiwa dan tinggal di dalam tubuh daging]. Orang dunia diatur oleh kelima indera mereka. Orang dunia berbicara dan bertindak atas apa yang panca indera mereka katakan. Tetapi, Roma 8:6 mengingatkan kita bahwa “keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan roh adalah hidup dan damai sejahtera.” Pertanyaan yang ada ialah: Bagaimana agar hidup kita mengarah kepada kehidupan dan damai sejahtera serta tidak mengarah kepada kematian dan kehancuran?

Bantuan Ilahi

Tuhan tidak pernah membiarkan dan meninggalkan kita. Yesus berkata bahwa Ia akan menyertai kita hingga akhir jaman (Matius 28:20). Yesus juga berkata bahwa Roh Kudus dikirim untuk menjadi Penghibur (Yohanes 14:16). MalaikatNya dikirim untuk melayani kita (Ibrani 1:14). Tuhan juga mengirim FirmanNya untuk menyembuhkan [memakmurkan, melepaskan, melindungi, meninggikan, memulihkan, menyelamatkan] kita (Mazmur 107:20).

Jika iman timbul dari pendengaran akan Firman Tuhan (Roma 10:17), maka kita dapat mengatakan bahwa Tuhan mengirimkan iman untuk menghasilkan kesembuhan [kemakmuran, kelepasan, perlindungan, promosi, pemulihan, keselamatan] bagi kita. Tuhan berkata bahwa orang benar akan hidup dengan iman (Roma 1:17). Itu berarti bahwa jika kita menerapkan iman dengan benar, itu akan memberikan persediaan bagi hidup kita. Iman akan memberikan pakaian, makanan, melindungi, menyelamatkan, meninggikan, memulihkan, dan memakmurkan kita. Wow! Sebaiknya kita memegang kebenaran ini sekuat-kuatnya agar iblis tidak bisa mencurinya dari kita.

Tuhan mengirimkan iman untuk melayani kita - waktu kita melepaskan iman dengan memperkatakan Firman Tuhan, iman segera bekerja untuk melayani kita dengan mengerjakan apa yang kita katakan (Markus 11:23-24). Saat kita mendengar Firman Tuhan tentang Yesus Kristus, iman datang dan melahirkan kembali roh kita yang membuat kita lahir baru. Lalu Roh Kudus masuk ke roh kita, tinggal bersama-sama kita dan bersaksi bersama-sama dengan roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah. Bukankah itu suatu sistim yang dahsyat yang Tuhan berikan untuk keuntungan kita?

Lihat dengan cermat mekanisme berikut ini, yang sederhana tetapi memiliki kuasa ilahi:

Mekanisme ini begitu berkuasa sehingga dapat juga menghasilkan sesuatu yang negatif bagi kita jika mendengar tipu daya iblis. Iman membuka pintu bagi Tuhan untuk bekerja dalam kehidupan kita. Takut membuka pintu bagi iblis untuk bekerja dalam kehidupan kita. Itu sebabnya mengapa Tuhan dengan tegas mengingatkan kita, terus menerus di seluruh bagian Alkitab, agar jangan takut. Mari lihat bagaimana caranya sistim ini bekerja jika kita mendengarkan tipu daya iblis:

Pilih Iman dan Biarkan Iman Melayanimu

Anda lihat, Tuhan mengirimkan FirmanNya agar kita dapat mendengar FirmanNya dan bukan tipu daya iblis. Pilihannya ada di tangan kita, bukan di tangan Tuhan maupun iblis. Tuhan tentunya ingin melihat kita memilih FirmanNya agar iman bisa datang sehingga memberikan Ia tempat untuk melakukan kehendakNya di kehidupan kita. Tetapi waktu kita lebih banyak memberikan telinga kita kepada berita dan gosip, takut akan datang dan memberikan iblis tempat untuk melakukan kehendaknya dalam hidup kita. Yesus katakan dalam Yohanes 10:10 (The Amplified Bible), “Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh dan membinasakan. Aku datang agar mereka memiliki dan menikmati hidup, dan memilikinya dalam kelimpahan (sepenuhnya, hingga berlebihan).”

Dengarkan baik-baik perkataan anda! Ini adalah salah satu cara untuk memeriksa apakah anda lebih mendengarkan Firman Tuhan atau tipu daya iblis. Waktu anda mendengarkan diri sendiri untuk pertama kali, anda mungkin akan terkejut mendengarnya. Anda mungkin akan mengetahui bahwa kosa kata anda belum dibangun di atas Firman Tuhan. Jika anda temukan perkataan anda bertentangan dengan Firman Tuhan mengenai situasi anda, ambil keputusan untuk mendengarkan Firman Tuhan lebih banyak sehingga hatimu berlimpah dengan Firman Tuhan dan meluap keluar dari mulutmu melepaskan iman ke dalam kehidupanmu.

Jangan pakai alasan yang lemah itu: “Saya khan nggak bisa pilih apa yang saya dengar.” Tentu saja anda bisa! Dalam Markus 4:24 Tuhan berkata agar kita mencamkan apa yang kita dengar. Ini berarti kita berkuasa untuk memilih apa yang kita dengar. Dan cara kita mendengar akan menentukan hasil yang kita peroleh (Lukas 8:18). Panca incera dan pikiran kita terlatih untuk segera menanggapi berita negatif (yaitu tipu daya iblis) selama kita belum lahir baru. Bahkan setelah kita lahir baru pun, jika kita tidak memperbaharui pikiran kita dengan Firman Tuhan, kita akan tetap lebih mudah menerima tipu daya iblis dari pada Firman Tuhan.

Saudara kekasih, pikiran kita terlatih oleh iblis selama bertahun-tahun dan tentunya dibutuhkan waktu untuk memperbaharuinya dengan Firman Tuhan. Inilah alasannya mengapa kita harus memisahkan diri kita dari dunia sehingga proses pembaharuan pikiran kita terjadi lebih cepat. Saya tidak mengusulkan anda mengucilkan diri di dalam gua di suatu hutan belantara. Tetapi mengurangi menghabiskan waktu anda bersama, misalnya, TV, sinetron, majalah duniawi, dan kegiatan agamawi akan membantu anda dalam merenungkan Firman yang akan menambah pertumbuhan rohanimu.

Panca indera dan pikiran kita terlatih oleh dunia selama 10, 20, atau 30 tahun. Saat ini kita tidak punya 10, 20, atau 30 tahun untuk memperbaharui pikiran sesuai dengan Firman Tuhan. Sekarang ini kita perlu mengambil keputusan bulat untuk memperbaharui pikiran dengan Firman Tuhan, minta Tuhan membantu pembaharui pikiranmu, pisahkan diri anda dari kegiatan dunia dan agamawi, baca-dengar-katakan-lakukan Firman Tuhan setiap waktu. Anda perlu belajar untuk membangun kehidupan anda di sekita persekutuan anda dengan Tuhan melalui FirmanNya dan bukan sebaliknya.

Waktu anda mulai menjadi radikal dengan Firman, anda akan merasa kesepian karena tidak ada seorang pun dalam lingkungan sosial atau agama yang memiliki keinginan yang sama untuk maju bersama Tuhan. Tetapi tidak apa-apa! Tuhan akan memberikan kepadamu teman-teman baru yang telah membuat keputusan bulat yang sama. Perasaan kesepian sebenarnya adalah tanda bahwa kita butuh Tuhan lebih lagi, dan bukannya lebih banyak orang di sekeliling kita. Kita bisa dengan mudah merasa kesepian di tengah-tengah keramaian, bahkan di tengah-tengah pertemuan keluarga. Kehampaan yang ada di hati kita hanya dapat diisi oleh Tuhan, tidak ada lagi yang lain.

Terus menerus dengarkan Firman Tuhan. Biarkan iman datang secara berlimpah ke dalam hatimu sehingga meluap keluar dari mulut dan menghasilkan apa yang seharus dilaksanakan. tuhan berkata bahwa penabur menaburkan firman dan benih itu ialah Firman Tuhan (Markus 4:14, Lukas 8:11). Yesus menyamakan kerajaan Allah "seumpama orang yang menaburkan benih di tanah" (markus 4:26). Jadi, Yesus mengajarkan kita untuk memandang Firman seperti sebuah benih. Sebuah benih, agar bisa menghasilkan sesuai jenisnya, harus ditanamkan di tanah yang baik. Jika kita menaburkan Firman ke dalam kehidupan kita, itu akan menghasilkan buah (Lukas 8:15).

Tuhan berkata bahwa Firman Tuhan selalu berhasil dalam melaksanakan apa yang diperintahkan (Yesaya 55:11). Dan karena iman datang dari pendengaran, dan pendengaran akan Firman Tuhan (Roma 10:17), oleh karena itu iman kita, yang dilepaskan [ditaburkan] ke dalam kehidupan kita melalui perkataan kita, tidak akan gagal dalam menghasilkan yang seharusnya. Berapa banyak benih iman yang anda miliki? Apakah itu cukup untuk mengubah situasi kehidupan anda? Jika tidak, putuskan untuk bertekun mendengarkan Firman Tuhan. Lalu tabur Firman dengan memperkatakannya ke dalam hidupmu. Terus perkatakan iman anda. Jangan mau mengubah pengakuan iman anda meskipun keadaan natural mengatakan sebaliknya.

Jawaban bagi pertanyaan kita “bagaimana agar hidup kita mengarah kepada kehidupan dan damai sejahtera serta tidak mengarah kepada kematian dan kehancuran?” adalah TABUR FIRMAN KE DALAM KEHIDUPANMU KARENA ITU PASTINYA MENGHASILKAN TUAIAN BAGIMU DALAM KETEKUNAN  (Lukas 8:15) karena Firman Tuhan adalah hidup dan roh. Berhenti memperkatakan apa yang anda lihat atau rasa atau pikir tentang keadaan hidupmu karena itu semua tidak berasal dari Firman Tuhan. Mulai memperkatakan apa yang Firman katakan mengenai keadaanmu. Saat anda mengakui FirmanNya, jika anda tidak bimbang dalam hati, anda akan mendapatkan apa yang anda katakan (Markus 11:23-24). Manfaatkan sepenuhnya bantuan ilahi ini!